Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

7 TERPIDANA MAISIR DI NAGAN RAYA DIEKSEKUSI HUKUMAN UQUBAT

Kategori : Hukum Selasa, 16 Januari 2018 - Oleh adminweb


SUKA MAKMUE - Kejaksaaan Negeri Nagan Raya melakukan eksekusi hukuman Uqubat (cambuk) terhadap 7 orang terpidana dalam kasus Maisir (judi) yang berlangsung di halaman kantor Camat Kuala Pesisir kabupaten Nagan Raya pada Selasa (16/1/2018).

Dalam prosesi hukum cambuk tersebut turut di hadiri oleh Wakil Bupati Nagan Raya Chalidin Oesman, SE, MM, Ketua MPU Nagan Raya, Kasatpol PP dan WH Nagan Raya, Ketua Mahkamah Syari’iyah Meulaboh, Dandim, Kapolres, dan jajaran SKPK, serta sejumlah masyarakat setempat.

Wakil bupati Nagan Raya Chalidin Oesman, SE, MM. selaku mewakili bupati Nagan Raya dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Qanun Aceh No. 6 Tahun 2014 merupakan Kewajiban kita untuk melaksanakannya. “Miras, judi, narkoba, mencuri dan zina sudah jelas dilarang Allah Subhanahuwata’ala dan bertentangan dengan Qonun Aceh, tentunya para pelanggar wajib dieksekusi di depan umum yaitu eksekusi uqubat (cambuk), tegasnya.

Ia juga berharap agar para terpidana bisa menerima hukuman uqubat tersebut. “Jangan di ulang lagi perbuatan serupa dan tolong sampaikan kepada saudara-saudara kita agar menghindari perbuatan yang jelas-jelas dilarang Agama dan Qanun Aceh yang telah di sepakati masyarakat Aceh”, tambahnya.

 

Pelaksanaan uqubat tersebut berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya Nomor : Print – 25/N.1 .28 /Euh.3/01/2018 tanggal 12 januari 2018 telah melaksanakan Putusan Mahkamah Syar’iyah Meulaboh Nomor : 021/JN/2017/MS MBO tanggal 19 Desember 2017 terhadap 3 orang dan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Nagan Raya Nomor : Print – 33/N.1 .28 /Euh.3/01/2018 tanggal 16 januari 2018 telah melaksanakan Putusan Mahkamah Syar’iyah Meulaboh Nomor : 021/JN/2017/MS MBO tanggal 11 Januari 2018 terhadap 4 orang.

Kepala Kajari Nagan Raya, Sri Kuncoro, SH. mengatakan bahwa tujuh orang terpidana yang dieksekusi tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Jarimah Maisir sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Jo Pasal 6 ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Ketujuh terdakwa yang dieksekusi masing-masing bernama Yusidin Bin Alm Ngatimin, Amran Bin Ali Sani dan Dosi Marzeki Bin Alm Rusdi dalam eksekusi tersebut, ketiga terdakwa dihukum cambuk sebanyak 8 kali cambuk di muka umum, sedangkan Samsul Kamal Bin Safi’i, Misbah Bin M. Amin, Banta Usman Bin M. Kasim dan Muhammad Taufit Bin Kamaruddin mendapatkan hukuman cambuk sebanyak 6 kali.

"Para terpidana dihukum karena terbukti melakukan tindak pidana Jarimah Maisir sehingga melanggar pelanggaran Qanun Jinayat dan Pelaksanaan hukuman cambuk ini kami lakukan setelah adanya putusan tetap dari Mahkamah Syar’iah Meulaboh," kata Kuncoro.