Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

TIM UPP SATGAS SABER PUNGLI PROVINSI ACEH HADIRI SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PUNGLI DI NAGAN

Kategori : Pemerintahan Kamis, 21 Desember 2017 - Oleh adminweb

Bupati Nagan Raya H. Jamin Idham, SE. membuka acara Sosialisasi Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang dihadiri oleh satuan tugas (SATGAS) Sapu Bersih Pungutan Liar (SABER PUNGLI) Provinsi Aceh yang di laksanakan di Aula Setdakab Nagan Raya komplek perkantoran Suka MAkmue pada pagi (20/12/2017)

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Tim Saber Pungli Aceh, Kapolres Nagan Raya, Unsur Forkopimda Kabupaten Nagan Raya, Para Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas Lingkup wilayah Nagan Raya, Staf Ahli Bupati/Para Asisten/Inspektur dan Para Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

AKBP Drs. Zakaria Mewakili UPP ketua Satgas Saber Pungli provinsi Aceh dan juga sebagai pemateri mengatakan pungli adalah pemungutan biaya yang di tempat tidak seharusnya di pungut biaya dan dilakukan secara paksa sehingga tindakan tersebut merupakan praktek kejahatan. “Pungli memang sulit untuk di berantas akan tetapi pemberantasan tersebut akan mudah jika kita disiplin dan memiliki etika dan kode etik kepatuhan hukum dan perundang-undangan yang berlaku” ujar beliau.

Pungutan liar terjadi di hampir semua layanan publik dan hal tersebut menimbulkan biaya yang tinggi untuk masyarakat, rusaknya tatanan layanan kepada masyarakat dan hal tersebut menimbulkan rasa tidak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Sementara itu Indeks prestasi korupsi asia pasifik tahun 2016 Indonesia berada pada rangking 90 dengan skor 37 jauh di bandingkan dengan  singapura berada di rangking 7 dengan skor 84, atas pertimbangan tersebut bapak presiden joko widodo pada tanggal 20 Oktober 2016 mengeluarkan Perpres No 87 tahun 2016 Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar Satgas (SATGAS SABER PUNGLI) yang bertujuan untuk meningkatkan efektifitas pemberantasan pungli sebagaimana yang telah kita ketahui bersama.

Zakaria juga memberikan informasi bahwa saat ini jumlah UPP di Indonesia berjumlah 563 terdiri  dari 1 Satgas, 33 UPP kementrian/lembaga, 34 UPP provinsi dan 495 UPP kab/kota. Menindaklanjuti Perpres No 87 tahun 2016, provinsi Aceh  telah mmbentuk Satgas Saber Pungli berdasarkan keputusan Gubernur 180/862/2016 dan membentuk 23 UPP kab/kota termasuk UPP Nagan Raya “dan sampai saat ini Tim Satgas Saber Pungli telah berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebanyak 54 kasus dengan 59 pelaku baik tingkat provinsi maupun kab/kota Aceh dan barang bukti sejumlah  uang dengan total Rp. 927.019.400,00-.” jelas zakaria.

Selanjutnya Bupati Nagan Raya Jamin Idham, SE. menyampaikan bahwa tujuan dibentuknya Satgas Saber Pungli yaitu dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih, jujur dan adil guna peningkatan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu merupakan perbuatan yang sudah sejak lama terjadi, bahkan mungkin telah menjadi suatu kebiasaan oknum aparatur penyelenggara negara didalam melakukan pelayanan kepada masyarakat seperti contoh pungli yang terjadi pada proses pembuatan  ktp, sertifikat, izin usaha bahkan pungli terjadi juga pada proses pengurusan administrasi pasien di rumah sakit milik pemerintah.

"Oleh sebab itu, dengan telah dibentuknya Satgas Saber Pungli, maka hal-hal yang berurusan dengan pungutan yang tidak resmi akan segera ditiadakan. sehingga dengan keterpaduan koordinasi dan kerja sama dari semua pihak diharapkan operasi pemberantasan pungli ini dapat berjalan secara efektif", tegas bupati yang kerap di sapa haji Jamin.

Dan sebelum membuka acara kegiatan sosialaisasi tersebut bupati Nagan menyampaikan  bahwa beliau berharap kepada seluruh jajaran pemerintah Nagan Raya untuk selalu menjadi lebih aktif dalam mensosialisasi kembali program saber pungli ini setelah acara sosialisasi dari tim saber pungli Aceh, serta mematuhi sistem dan prosedur sebagaimana yang telah disyaratkan dalam setiap pelaksanaan program dan kegiatan. sehingga kita semua tidak menjadi salah satu target Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satgas Saber Pungli.