MAJELIS ADAT ACEH SELENGGARAKAN TRAINING PERADILAN ADAT TAHUN 2017 DI KABUPATEN NAGAN RAYA

Kategori : Pemerintahan Rabu, 17 Mei 2017

SUKA MAKMUE- Majelis Adat Aceh (MAA) Menggelar acara training peradilan adat tahun 2017 pada senin (15/5) yang berlangsung di hotel Grand Nagan Kabupaten Nagan Raya. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Nagan Raya  Drs. H. T. Zulkarnaini, Ketua Majelis Adat Aceh, Ketua DPRK Nagan Raya, Kapolres Nagan Raya, Ketua MPU Nagan Raya, Para Kepala Dinas Kabupaten Nagan Raya dan para Undangan beserta peserta training.

 Ketua MAA Provinsi H. Badruzzaman ismail, SH,.M.Hum, dalam sambutanya mengatakan kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan pihaknya bertujuan untuk menyelesaikan sengketa secara damai dalam masayarakat ditingkat Gampong masing masing.Selain itu,ianya juga mengajak pelaku adat di Nagan untuk dapat membangun kebersamaan dalam menjaga adat istiadat agar budaya tersebut tidak terancam punah di tengah tengah masyarakat.

Dalam acara tersebut Drs . H. T. Zulkarnaini selaku Bupati Nagan Raya menyampaikan Peradilan adat merupakan salah satu bagian penting dari peradaban aceh, khususnya dalam memulihkan kembali hubungan antar masyarakat yang retak akibat terjadingya sengketa. Dengan demikian dapat membina kehidupan masyarakat aceh secara harmonis dan damai, khususnya pada tingkat gampong dan mukim.

Lahirnya UU Nomor 18 Tahun 2001 tentang Nanggroe Aceh Darussalam dan UU pengantinya, UU Nomor 11 Tahun 2006, semakin memperkuat lagi keberadaan mukim dan gampong dalam pengembangan peradilan adat. Khususnya, setelah di keluarkannya Qanun Nomor 9 Tahun 2008 Lembaga Adat dan Qonun Nomor 10 Tahun 2008 tentang pembinann kehidupan adat dan istiadat.

Ampon bang, sapaan akrab Drs. H. T Zulkanaini juga mengatakan “Apa yang kita laksanakan pada hari ini merupakan bagian dari proses sejarah untuk memperkuatdan mengembangkan adat aceh, khususnya dalam bidang peradilan adat. Dengan demikian, diharapkan kedudukan gampong dan mukim menjadi semakin kuat dari waktu ke waktu”.

Dalam hal ini, kami selaku pemerintah kabupaten Nagan Raya akan memberikan dukungan penuh untuk pengembangan peradilan adat kedepan. Sehingga, proses penguatan peradilan adat dapat berlangsung lebih cepat.

Selanjutnya, kami berharap kepada peserta training agar dapat mengikuti proses training dengan sungguh-sungguh, sehinggapasca training nanti dapat menyampaikan hasil-hasil training se utuhnya, kepada tokoh dan masyarakat di gampong masing-masing, “kata beliau dalam akhir sambutan”.

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32