Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

SEKDA NAGAN RAYA TUTUP DIKLAT PRAJABATAN CPNS K2

Kategori : Pendidikan Jumat, 30 Desember 2016 - Oleh adminweb

Suka Makmue- Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya Drs.H.T Zamzami,Ts,M.M kamis(29/12) menutup kegiatan diklat prajabatan CPNS K2 angkatan I dan II tahun 2016. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SKB Kompleks Perkantoran Suka Makmue.
Diklat prajabatan CPNS K2 angkatan I dan II tersebut diikuti oleh 80 orang yang dilaksanakan selama 7 hari.

Menurut Kepala BKPP setempat Drs.Zakaria,M.M, tujuan dilakukan diklat prajabatan tersebut untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan terhadap CPNS K2 untuk di didik menjadi Pegawai ASN yang baik dan benar serta dapat berfungsi sebagai pelayanan publik.


Pelaksanaan kebijakan publik sebagai perekat dan pemersatu bangsa sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dan Zakaria sangat yakin, apa yang telah disampaikan untuk widyaiswara selama pelaksanaan diklat tersebut merupakan modal dasar serta dapat menjadi rujukan dalam menjalani tugas sebagai pegawai ASN sesuai dengan tupoksi masing masing.


Sekdakab Nagan Raya Drs.H.T Zamzami,Ts,M.M dalam sambutannya mengatakan, seorang pegawai negeri sipil pada khususnya dan pegawai ASN umumnya, perlu untuk menghilangkan budaya dilayani dalam rutinitas sehari-hari, tapi harus menumbuhkan serta membiasakan budaya melayani dalam menjalankan tugasnya yang baik terhadap pelayanan untuk sesama ASN maupun terhadap masyarakat luas.


Selanjunya H.T Zamzami,Ts juga menambahkan, PNS yang melakukan pelanggaran disiplin akan dijatuhi hukuman dispilin yang merujuk pada PP nomor 53 tahun 2010. Ada tiga tingkat hukuman displin tersebut yaitu hukuman disiplin ringan, sedang serta hukuman disiplin berat. Lebih lanjut Sekda mengatakan, hukuman disiplin ringan berupa teguran lisan, teguran tertulis dan pernyataan tidak puas secara tertulis, hukuman disiplin sedang berupa penundaan kenaikan gaji berkala selama satu tahun, penundaan kenaikan pangkat satu tahun serta penurunan pangkat setingkat lebih rendah dari satu tahun, sedangkan hukuman berat berupa penurunan pangkat lebih rendah selama tiga tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan lebih rendah, pembebasan dari jabatan, serta pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS dan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.