Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

PEMKAB NAGAN GELAR SEMINAR PENANGKALAN AQIDAH DAN PELATIHAN KHATIB

Kategori : Hukum Kamis, 28 Januari 2016 - Oleh adminweb

SUKA MAKMUE - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Syariat Islam setempat, rabu (28/01) melakukan kegiatan seminar ulama dalam mengantisipasi penangkalan aqidah serta pelatihan khatib- khatib se kabupaten Nagan Raya, Kegiatan tersebut berlangsung di aula Kakanmenag Kompleks Perkantoran Suka Makmue.
Kegiatan seminar dan pelatihan khatib tersebut dilakukan selama 4 hari yang pesertanya berjumlah 190 orang,yang terdiri dari MPU kabupaten dan Kecanmatan,MAA Kabupaten dan Kecamatan, MPD Kabupaten dan Kecamatan,Pimpinan Ponpes dalam Kabupaten Nagan Raya, WH Kabupaten, Unsur Tim penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan,tuha peut gampong yang membidangi agama, ketua pemuda serta muallaf dalam Kabupaten Nagan Raya.

Kadis Syariat islam Nagan Raya Abdul Kadir Spd SE dalam laporannya mengatakan, tujuan dilakukan seminar ulama penangkalan aqidah serta pelatihan khatib untuk mencegah terjadinya serta menyusup ajaran sesat di Kabupaten Nagan Raya, sehingga dengan seminar ini dapat menjadi sarana antisipasi masuknya ajaran sesat yang selama ini meresahkan masyarakat, meskipun di Nagan Raya belum ada terdeteksi ajaran sesat tersebut.

Untuk kegiatan pelatihan khatib menurut Abdul Kadir, akan di isi oleh Ust.Ustazi,MA Dosen STAIN Tgk dirundeng Meulaboh, Mahyuddin,M.Ag Pns Dinas Sayriat Islam Nagan Raya, Samsul Bahri,M.Ag Dosen UIN Banda Aceh, serta Tgk.Syafari Ali S.Pd dari unsur MPU Nagan Raya. Sedangkan pemateri seminar penangkalan aqidah Dr Gunawan Adnan Ph.D Dosen UIN Banda Aceh,Drs H.Julaidi Kasem Ka.Kemenag Nagan Raya, Dr.samsuar Basyariah MA Ketua STAIN Tgk Dirundeng Meulaboh, Cut Asmaul Husna S.Ag MM dosen UTU Meulaboh, serta Abdul Kadir Spd Kadis Syariat Islam Nagan Raya.

Bupati Nagan Raya Drs HT Zulkarnaini diwakili Kepala Bappeda Nagan Raya TR Keumangan SH MH dalam sambutannya mengatakan, sebagai pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, serta unsur lainya tidak boleh tinggal diam membiarkan aliran sesat dan pedangkalan aqidah berkembang, namun harus kritis serta aktif membimbing masyarakat terhadap sesuatu yang merugikan generasi dan masyarakat dimasa yang akan datang.

Untuk menghancurkan islam menurut TRK, penganut agama lain berusaha dengan berbagai cara, baik dengan penekanan tumbuhnya ekonomi umat islam, siasat politik memunculkan aliran sesat seperti milata abraham, serta tantangan lain saat ini yang dihadapi umat islam yaitu berupa kamajuan teknologi canggih serta kemajuan zaman yang salah di artikan.

Dan untukmelindungi pengaruh masuknya budaya luar serta ajaran sesat yang menghancurkan agama islam, TR Keumangan mengajak untuk menyikapi persoalan tersebut dengan arif dan bijak. Diantaranya meningkatkan syiar islam di gmpong gampong, menghidupkan balai pengajian ba'da magrib, serta melakukan sosialisasi untuk masyarakat dalam upaya pencegahan masuknya ajaran sesat di Nagan Raya.