Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

Indeks Berita

[Video] Plt Gubernur Aceh Membuka Secara Resmi Muzakarah Ulama Tauhit Sufi Internasional Tahun 2018

Senin, 16 Juli 2018

Humas Aceh | 16 Juli 2018

Plt Gubernur Aceh Membuka Secara Resmi Muzakarah Ulama Tauhit Sufi Internasional Tahun 2018

 

The post [Video] Plt Gubernur Aceh Membuka Secara Resmi Muzakarah Ulama Tauhit Sufi Internasional Tahun 2018 appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Dinilai Paling Serasi, Stand Aceh Tengah Raih Juara Pertama Police Expo

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Banda Aceh – Stand Kabupaten Aceh Tengah meraih juara pertama kategori keserasian Pemda dan Polres dalam kegiatan Aceh Police Expo 2018.

Hadiah diterima lansung oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus yang hadir pada penutupan Expo, Senin (09/07) malam. Sementara pada pembukaan Expo beberapa hari lalu dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar.

Shabela mengapresiasi tim Aceh Tengah yang sudah menunjukkan kerjasama yang baik sehingga dapat meraih prestasi pada Aceh Police Expo kali ini.

“Tentunya prestasi yang berhasil diraih adalah wujud kerjasama yang baik antara Pemda dengan Polres Aceh Tengah,” kata Shabela.

Ketua Stand Aceh Tengah Odih Iskandar mengatakan, terpilihnya Stand Aceh Tengah karena dinilai memiliki desain yang indah dan mendapat perhatian yang besar dari pengunjung.

“Di Stand Aceh Tengah kita siapkan pelaminan sehingga pengunjung bisa berfoto, kemudian kita siapkan kopi gratis serta banyak kuis yang mengajak pengunjung untuk tertarik terus ke Stand Aceh Tengah,” demikian kata Odih.

The post Dinilai Paling Serasi, Stand Aceh Tengah Raih Juara Pertama Police Expo appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Plt Gubernur Jamin Kemudahan Investasi di Aceh

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Banda Aceh – Kehadiran investor Turki di Aceh diharapkan menjadi daya tarik bagi investor dari negara lain untuk datang dan berinvestasi di Bumi Serambi Mekah. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh menjamin kemudahan kepada para investor yang datang ke Aceh.

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menerima kunjungan Konsulat Jenderal RI untuk Turki Herry Sudrajat, di Aula Meuligoe Wakil Gubernur Aceh, Selasa (11/7/2018) pagi.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur  Aceh Nova Iriansyah saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal RI untuk Turki Herry Sudrajat beserta rombongan investor asal aturki, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Selasa (11/7/2018) pagi.

“Jika ada kendala segera hubungi saya. Saya berjanji akan turun sendiri untuk menyelesaikannya. Sebagaimana diketahui selama setahun ini, saya dan Pak Irwandi berbagi peran. Investasi ditangani oleh beliau. Namun karena saat ini beliau sedang menyelesaikan permasalahannya, maka sementara ini pembahasan investasi dilimpahkan ke saya,” ujar Nova.

Nova menjelaskan, Aceh masih sangat membutuhkan kerjasama para investor untuk meningkatkan perekonomian serta mengurangi angka kemiskinan. Nova berharap kunjungan dan komitmen investasi dari investor Turki akan berimbas kepada investor dari negara-negara lain.

“Aceh harus dibantu, rakyat Aceh harus dibantu karena saat ini angka-angka statistik masih belum berpihak kepada kami. Angka kemiskinan Aceh masih cukup tinggi, pertumbuhan ekonomi kita masih dibawah nasional dan inflasi kita juga tinggi. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah masih rendah karena tidak ada industri di Aceh,” kata Nova.

Dalam pertemuan yang digelar santai usai sarapan bersama tersebut, Herry Sudrajat memaparkan sejumlah peluang investasi yang dilirik oleh rombongan investor yang turut bersamanya.

Julfi Hadi, Managing Director Hitay Energy Holdings yang turut dalam rombongan tersebut menyampaikan tentang komitmen perusahaannya untuk berinvestasi di bidang energi panas bumi di Burni Telong.

Sementara itu, Aydin Cicek selaku General Manager Dunya Kozmetik Sanayi AS juga menyampaikan ketertarikannya untuk berinvestasi di Aceh.

Kepada Plt Gubernur, Cicek menyampaikan bahwa perusahaannya membutuhkan lahan seluas 10 ribu hektar untuk menanam pinus yang nantinya akan dimanfaatkan getahnya untuk industri kosmetik.

Nova mengungkapkan, selama ini satu-satunya stimulan untuk menggerakkan perekonomian Aceh adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh. Oleh karena itu kehadiran investor adalah sebuah harapan baru untuk membangkitkan perekonomian Aceh.

“Kami berharap siapa saja dapat berinvestasi di Aceh. Kami jamin tidak ada masalah dalam proses investasi di Aceh. terutama Turki, apalagi embrio hubungan Aceh dan Turki sudah terjalin sejak lama, selain faktor kedekatan sejarah, masa rehab-rekon pasca tsunami juga semakin mempererat hubungan Aceh-Turki,” sambung Plt Gubernur.

Sejumlah perwakilan perusahaan Turki juga turut dalam pertemuan hari ini, di antaranya Azat selaku General Manager PT Rosin Trading International, dan H Teuku Badruddin Syah, Director Wangsa Energi Prakarsa.

Saya partner Pak Irwandi

Dalam kesempatan tersebut Nova juga menegaskan, bahwa dirinya adalah pasangan dari Gubernur Aceh non Aktif Irwandi Yusuf, dan tetap mendukung dan menjalankan program yang telah dimulai bersama Irwandi.

“Saya tegaskan, saya adalah partnernya pak Irwandi, bukan lawan politik karena kami dari partai pengusung yang sama dan bergerak dari harapan dan tujuan yang sama. Oleh karena itu tidak ada kebijakan politik yang berubah. Kami masih menunggu penyelesaian permasalahan yang sedang beliau hadapi, dan pemerintahan tetap berjalan seperti sedia kala,” kata Nova.

“Saya berharap Pak Gubernur bisa bebas karena beliau sudah memulai pemerintahan ini dengan sangat baik. Jika beliau bebas saya tetap bisa menjadi tim pendukung dan membantu kerja-kerja beliau. Namun jika kemungkinan terburuk terjadi, kami tetap akan melanjutkan apa yang telah beliau mulai selama ini,” tegas Nova.

The post Plt Gubernur Jamin Kemudahan Investasi di Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Direktur INL Kedubes Amerika Serikat Bahas Pengentasan Penyalahgunaan Narkoba dengan Wakil Wali Kota

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Banda Aceh – Direktur Penegakan Hukum dan Anti Narkotika Internasional (INL) Kedutaan Besar Amerika Serikat, Greg Wiegand bersama sejumlah stafnya, Rabu (11/7/2018) mengunjungi Balai Kota Banda Aceh. Tiba di Balai Kota, Greg Wiegand disambut Wakil Wali Kota, Drs Zainal Arifin bersama Asisten Administrasi Pembangunan, Islandar S Sos MSi, Kepala BNNK Banda Aceh, Hasnanda Putra ST MM, Kepala Kesbangpolinmas Kota, Faisal SSTP, Kabag Humas Setdakota Banda Aceh, T Taufik Mauliansyah dan Kabag Administrasi Pembangunan, Muhammad Ridha SSTP.

Kedatangan Greg dalam rangka program-program dalam rangka pengentasan penyalahgunaan narkoba.

Pemerintah Amerika Serikat melihat persoalan narkoba sangat serius karena Indonesia hari ini telah menjadi pasar narkoba dunia. Dan ini menjadi bahaya besar bagi generasi muda dan masa depan Indonesia. Katanya, Amerika ingin berperan membantu Indonesia dalam memerangi narkotika.

Lanjutnya, di beberapa negara lain pihaknya telah menjalankan berbagai program, seperti lokakarya memberikan sosialisasi agar masyarakat memahami dan ikut tergerak berpartisipasi sama-sama memerangi narkoba.

Kedubes Amerika Serikat sebelumnya juga telah menjalankan program ini di Surabaya. Kata Greg, pihaknya memberi perhatian di eks lokalisasi, kawasan Putat Jaya, Surabaya yang ternyata juga rawan menjadi tempat peredaran narkoba.

Daerah bekas lokalisasi ini masih menjadi zona merah peredaran narkoba dan melibatkan anak-anak menjadi kurir.

Wakil Wali Kota menyambut baik program yang diwacanakan Kedubes Amerika Serikat. Katanya, Pemko Banda Aceh memiliki komitmen yang kuat dalam memerangi narkoba.

“Kami punya misi besar dimana kami ingin menjadikan Banda Aceh sebagai kawasan zero narkoba,” ujarnya.

Meski kasus narkotika tidak sebanyak kota-kota besar lainnya di Indonesia, tapi pesan-pesan memerangi narkotika terus digaungkan oleh Pemko bersama BNNK Banda Aceh, BNNP Aceh dan komunitas-komunitas anti narkoba.

Kata Zainal, sedikitnya kasus narkotika di Banda Aceh tidak terlepas dari penerapan syariat Islam. Dalam Islam, mengkonsumsi narkoba haram hukumnya karena bertentangan dengan ajaran Al-Quran.

Laporan Ustad Ridwan dari Dinas Syari’at Islam Kota (DSI), setiap hari Jum’at pagi DSI Kota menurunkan 50 Dai dan Daiyah ke sekolah-sekolah dalam rangka mensosialisasikan bahaya narkoba. Sosialisai ini disampaikan melalui media dakwah oleh para Dai dan Daiyah.

Kepala BNNK Banda Aceh, Hasnanda Putra yang ikut mendampingi Wakil Walikota Banda Aceh mengatakan, upaya yang dilakukan Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh mewujudkan Banda Aceh Zero Narkoba harus didukung semua kalangan, karena Banda Aceh adalah icon Aceh yang akan menentukan baik buruknya citra sebuah provinsi.

“Untuk itu BNNK telah memprogramkan Giat Gemilang Tanpa Narkoba dengan melahirkan Gampong Zero Narkoba sebagai role model dalam melawan narkoba,” tambah Hasnanda.

The post Direktur INL Kedubes Amerika Serikat Bahas Pengentasan Penyalahgunaan Narkoba dengan Wakil Wali Kota appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Wakil Walikota Jadi Irup Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke 72

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Langsa: Wakil Walikota Langsa Dr.H.Marzuki Hamid,MM menjadi Inspektur Upacara pada upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke 72 di lapangan merdeka Kota Langsa, rabu (11/7).

Sebelum membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia, Marzuki terlebih melakukan pemeriksaan pasukan upacara yang terdiri dari personil Polres Langsa, personil TNI Kodim 0104/Atim, personil TNI Raider 111 Tualang Cut, personil Satpol PP Langsa,Satuan Pengamanan dan para pelajar SLTA.

Marzuki Hamid saat membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyebutkan, peringatan Hari Bhayangkara bukan sekedar menjadi perayaan semata, namun setiap anggota Polri dapat merefleksikan kembali tugas dan fungsi Polri.

“Peringatan hari bhayangkara tahun ini, saya harapkan bukan sekedar menjadi perayaan, tetapi dapat menjadi momentum untuk refleksi diri guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi polri, khususnya dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” sebutnya.

Marzuki juga menyebutkan, melalui refleksi tersebut, Polri tidak hanya melihat keberhasilan yang telah diraih, akan tetapi juga dapat menyadari kelemahan dan kekurangan.

“Dengan refleksi dini, polri bisa melihat lagi bukan hanya keberhasilan yang telah dicapai, namun juga menyadari kelemahan dan kekurangan selama ini. kelemahan dan kekurangan itu harus dilihat sebagai tantangan untuk memperbaiki diri, untuk melakukan perubahan yang positif serta untuk terus melakukan upaya reformasi institusi polri secara menyeluruh dan konsisten,” katanya.

Lebih lanjut Marzuki menyebutkan,  melalui tangan polri, negara dapat selalu hadir ditengah masyarakat dalam memberikan rasa aman, mampu membangun keteraturan dan keharmonisan sosial, menjadi tauladan dalam kepatuhan dan ketaatan terhadap hukum serta tidak sekalipun melakukan perbuatan menyimpang dan tercela. jadilah penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik.

Selain Wakil Walikota Langsa, upacara tersebut juga dihadri oleh Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa,SIK, Ketua DPRK Langsa Burhansyah,SH, Kepala Kejaksaan Negeri Langsa R.Ika Haikal, perwakilan Pengadilan Negeri Langsa, Kepala BNN Kota Langsa AKBP Navri Yulenny SH MH, para kepala OPD, para Camat dan tamu undangan lainnya.

The post Wakil Walikota Jadi Irup Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke 72 appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Aminullah: KIP Harus Independen dan Bebas Intervensi dari Pihak Manapun  

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengharapkan agar seluruh komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) dapat bekerja secara independen dan bebas intervensi dari pihak manapun.

Menurutnya, independensi KIP selaku penyelenggara Pemilu merupakan hal yang sangat penting karena KIP lah yang membuat dan melaksanakan keputusan yang dapat mempengaruhi hasil Pemilu. “Hanya dengan independensi para penyelenggara pemilihan umum, maka kita semua akan mendapatkan wakil-wakil atau pemimpin-pemimpin yang benar-benar diterima oleh seluruh masyarakat.”

Hal tersebut disampaikan Aminullah pada acara pelantikan dan pengangkatan sumpah jabatan lima anggota KIP Kota Banda Aceh Periode 2018-2023, Selasa (10/7/2018) di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh.

Ia mengingatkan, tahapan Pemilu di Banda Aceh telah berjalan dan tugas KIP untuk memastikan dan menuntaskan proses itu, hingga saatnya tiba; masyarakat mendatangi bilik-bilik suara untuk menentukan wakil-wakil mereka di DPRK, DPRA, DPR RI, dan DPD. “Saya berharap seluruh proses ini dapat dijalankan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga warga dapat menerima hasil Pemilu tanpa keraguan,” katanya.

“Selamat kepada para Komisioner KIP yang baru. Semoga tugas yang tentunya membutuhkan banyak energi dan kekuatan mental ini dapat diemban dengan baik hingga akhir periode kepemimpinan nanti. Dan kepada anggota KIP periode sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian selama ini. Semoga Allah SWT membalasnya dengan kebaikan, amin,” pungkas wali kota.

Adapun kelima Komisioner KIP Banda Aceh periode 2018-2023 yang dilantik tadi adalah Indra Milwady, Yushadi, Yusri, Muhammad, dan Hasbullah. Mereka menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Munawarsyah, Aidil Azhary, Ranisah, Indra Milwady, dan M Dahlan.

Turut hadir pada acara tersebut antara lain Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah dan sejumlah anggota dewan lainnya, Kapolresta Banda Aceh Trisno Riyanto dan sejumlah unsur Muspida, serta para pejabat di lingkungan Pemko Banda Aceh. Hadir pula Sekretaris KIP Aceh Darmansyah.

The post Aminullah: KIP Harus Independen dan Bebas Intervensi dari Pihak Manapun   appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Zainal Arifin: Masjid Subulussalam Punge Blang Cut Harus Jadi Pusat Kegiatan Masyarakat

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin meminta Masjid Subulussalam, Punge Blang Cut harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pusat kegiatan masyarakat sekitarnya.

Hal ini disampaikan Zainal Arifin, Selasa (10/7/2018) pada acara pemasangan perdana granit lantai masjid tersebut. Hadir dan ikut melakukan pemasangan granit, anggota DPRK Banda Aceh, Tasrif, Ramza Harli SE, Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Safwani Zainun, Keuchik Punge Blang Cut, Armaya Surya, Ketua BKM Masjid Subulussalam, Ardiansyah Amy SE, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

“Selain sebagai fungsi utamanya untuk tempat beribadah, masjid ini harus kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk kegiatan-kegiatan keagamaan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” pinta Zainal Arfin.

Lanjutnya, masyarakat Punge Blang Cut dan sekitarnya dapat menjadikan masjid yang memiliki kontruksi indah ini untuk hal-hal lain seperti musyawarah, sosialisasi program-program pemerintah dan kegiatan positif lainnya.

“Masjid indah memang menjadi kebanggaan kita, namun memakmurkan masjid menjadi sesuatu yang kita idamkan juga. Masjid indah ini nantinya harus makmur,” tambah Zainal Arifin.

Zainal Arifin berharap, pembangunan Masjid yang berdiri dilokasi berdekatan dengan destinasi wisata PLTD Apung ini cepat rampung sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

“Pelan tapi pasti pembangunan Masjid ini terus berjalan. Kita bersyukur akhirnya granit juga bisa bisa diimpor. Semoga warga yang beribadah nantinya nyaman dan khusyuk,” harap Zainal Arifin.

Laporan dari Ketua Panitia Pembangunan Masjid Subulussalam, Punge Blang Cut, Ir H Jailani Abubakar MSi, Masjid ini didirikan pada tahun 1984 dengan luas 500 Mdan mampu menampung jamaah sekitar 600 orang. Musibah gempa dan tsunami 26 Desember tahun 2014 membuat Masjid ini terkena imbas, dimana tiang-tiang utama mengalami keretakan. Hal ini membuat jamaah tidak lagi merasa nyaman beribadah didalamnya.

Karenanya, panitia bersama seluruh warga sepakat merenovasi total masjid ini. Pembangunannya dimulai lima tahun yang lalu seiring dengan dibukanya destinasi wisata Kapal Apung. “Seiring dibukanya destinasi wisata kapal apung, jamaah masjid ini terus bertambah. Jadi perlu direnovasi total agar lebih luas dan mampu menampung banyak jamaah,” jelas Jailani Abubakar.

Masjid ini terdiri dari Basement, lantai I dan lantai II. Dengan desain yang baru, luas masjid ini sekarang menjadi 1500 M2 dan mampu menampung jamaah hingga 1200 orang. Pembangunan masjid ini sudah menghabiskan biaya Rp.8,5 M yang bersumber dari waqaf dan donatur, Pemprov Aceh dan Pemko Banda Aceh.

“Atas izin Pemko Banda Aceh, kita juga meletakkan kotak amal di lokasi wisata PLTD Apung. Alhamdulillah berhasil mengumpulkan Rp.2,1 M,” ungkapnya. Panitia terus mempercepat pembangunan masjid ini agar dapat digunakan oleh jamaah pada bulan Ramadhan tahun depan.

The post Zainal Arifin: Masjid Subulussalam Punge Blang Cut Harus Jadi Pusat Kegiatan Masyarakat appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[ Video] Peringati HKG PKK Ke 46 Wakil Ketua TP PKK Gelar Baksos

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Peringati HKG PKK Ke 46 Wakil Ketua TP PKK Gelar Baksos

The post [ Video] Peringati HKG PKK Ke 46 Wakil Ketua TP PKK Gelar Baksos appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Plt Gubernur Aceh Canangkan Bulan Bhakti Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong

Rabu, 11 Juli 2018

Humas Aceh | 11 Juli 2018

Plt Gubernur Aceh Canangkan Bulan Bhakti Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong

The post [Video] Plt Gubernur Aceh Canangkan Bulan Bhakti Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[FOTO] : Sekda aceh makan malam dengan dubes hindia

Selasa, 10 Juli 2018

Humas Aceh | 10 Juli 2018

Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM menjamu makan malam  rombongan Dubes India untuk Indonesia di Meuligoe Gubernur, Banda Aceh, 9 Juli 2018.
ggbdubes hindia dan sekda aceh
sekda aceh dan ketua kamar dagang hindia
Dubes hindia dan Sekda Aceh

 

The post [FOTO] : Sekda aceh makan malam dengan dubes hindia appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.