Welcome to Official Website Regency of Nagan Raya Thanks For Your Visit

Indeks Berita

Besok, Pemerintah Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an

Senin, 20 Mei 2019

Humas Aceh | 20 Mei 2019

Banda Aceh – Pemerintah Aceh akan menggelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Raya Baiturrahman, Selasa, 21/05 besok. Kegiatan memperingati turunnya kitab suci umat Islam itu akan dilaksanakan usai salat Isya berjamaah.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Rahmad Raden, mengatakan peringatan Nuzulul Quran 1440 Hijriah itu mengusung tema “Al-Quran Sebagai Pedoman dan Sumber Inspirasi Sukses dalam Kehidupan.” Ia mengajak serta seluruh masyarakat Aceh untuk ikut serta sehingga kegiatan tersebut menjadi lebih khidmat.

“Mari sama-sama kita ramaikan. InsyaAllah peringatan nanti akan ada tausiah oleh Teungku Muhammad Yusuf atau Tu Sop,” kata Rahmad dalam keterangannya.

Rahmad menyebutkan momentum Nuzulul Quran haruslah dimanfaatkan untuk memperbanyak amal kepada Allah. Apalagi memperbanyak membaca Quran menjadi amalan yang begitu baik apabila dilakukan di bulan Ramadhan.

“Peringatan ini juga harus jadi momentum bersama agar umat Islam khususnya masyarakat Aceh selalu menjadikan Quran sebagai pedoman hidup,” kata Rahmad. []

The post Besok, Pemerintah Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Plt Gubernur Aceh buka puasa bersama pimpinan Dayah Se-Aceh

Senin, 20 Mei 2019

Humas Aceh | 20 Mei 2019

Plt Gubernur Aceh buka puasa bersama pimpinan Dayah Se-Aceh

The post [Video] Plt Gubernur Aceh buka puasa bersama pimpinan Dayah Se-Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Perkumpulan Seniman Aceh di Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama

Minggu, 19 Mei 2019

Humas Aceh | 19 Mei 2019

JAKARTA — Sejumlah seniman Aceh yang tergabung dalam Rumah Budaya di Jakarta mengadakan buka puasa bersama di Gama Seafood, Green Terrace Perkumpulan Seniman Aceh di Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama di Gama Seafood, Green Terrace Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Minggu, 19 Mei 2019.

Ketua Rumah Budaya, Fadlan Husaini mengatakan buka puasa itu adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan Rumah Budaya sebagai ajang silaturahmi antara seniman Aceh yang tergabung dalam komunitas tersebut.

“Dari silaturahmi ini kita harapakan nantinya perkumpulan seniman Aceh di Jakarta dapat saling bersinergi sehingga melahirkan program-program baru,” ujarnya.

Rumah Budaya yang kini diketuai oleh Fadlan tersebut terus melakukan berbagai program dengan membawa nama Aceh. Fadlan menjelaskan adapun program tersebut seperti tari masa yang melibatkan 2500 penari hingga 6600 penari.

“Saat ini kita juga dipercaya oleh Badan Penghubung Pemerintah Aceh untuk menjadi bagian dari Festival Tari Ratoh Jaroe yang melibatkan berbagai sekolah dan universitas mulai dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Diakhir buka puasa bersama, para seniman yang hadir mendapatkan bingkisan Selamat Hari Raya Idul Fitri dari Rumah Budaya yang diberikan langsung oleh pembina Rumah Budaya, Ratih Puspita.

“Ini hanya bingkisan sederhana kepada kawan-kawan seniman yang telah membawa nama Aceh di pentas nasional,” ujar Ratih.

Terlihat pula sejumlah seniman senior pada acara tersebut seperti Yusri Saleh (Dek Gam), Muhammad Taufik, Firman, Laila, Fikar, Fadhil, dan lain-lain.

Semulanya, Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal juga akan hadir pada acara tersebut. Namun, karena ada kegiatan mendadak, akhirnya batal untuk memenuhi undangan. “Saya ucapkan selamat berbuka puasa. Mohon maaf tidak bisa hadir,” ujarnya.

The post Perkumpulan Seniman Aceh di Jakarta Gelar Buka Puasa Bersama appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Pemerintah Aceh gelar Buka Puasa Bersama dengan Ulama se Aceh

Sabtu, 18 Mei 2019

Humas Aceh | 18 Mei 2019

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melaksanakan kegiatan buka puasa bersama dengan para pimpinan dayah se Aceh, di Anjong Mon Mata, Sabtu 18/05. Mereka semua, kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah adalah guru bangsa yang menempati posisi strategis yaitu mitra yang memberikan kontribusi pemikiran dan mengawal setiap kebijakan pemerintah Aceh. 


Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menggelar buka puasa bersama dengan para ulama dari seluruh Aceh, di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur, Sabtu 18 Mai 2019.

“Atas Pemerintah Aceh, kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian yang telah dilakukan selama ini,” kata Nova di hadapan seratusan ulama.

Di antara mereka yang hadir dalam ramah tamah itu adalah Abu Tu Blang Bladeh atau lebih dikenal Abu Tu Min, Abu Lam Kawe, Waled Marhaban, Waled Nu, Aba Asnawi Lamno, Abon Arongan, Abu Paloh Gadeng, Ayah Cot Trung, Abi Jafar Lung Angen, Abu Daud Hasbi, Abu Tanjong Bungong dan Waled Husaini.
Nova menyebutkan hubungan dan komunikasi antara ulama dan umara di Aceh harus terus dipelihara dengan baik khususnya untuk mengajak dan memerintahkan umat kepada hal-hal yang bermanfaat serta melarang hal yang membawa mudharat bagi bangsa dan umat ini.
“Umat Islam akan baik dan maju jika para pemimpin dan ulamanya baik, sebaliknya jika keduanya rusak, maka umatpun pasti akan rusak,” kata Nova.
Nova menambahkan, pemerintah Aceh berkomitmen penuh untuk selalu menjaga hubungan baik dengan seluruh ulama
di Aceh. Bagi pemerintah, ujar Nova, keharmonisan dan kebersamaan antara ulama dan umara adalah sebuah keniscayaan untuk menjamin keberlangsungan pembangunan masyarakat Aceh berdasarkan syariat Islam seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang.
Karena itu, Nova berharap agar ulama memberikan peran secara maksimal untuk memberikan petunjuk dan bimbingan atas setiap problematika sosial yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.
Sementara itu Abi Daud Hasbi, Pimpinan Perhimpunan Dayah Inshafuddin yang mewakili para ulama, mengatakan ada dua golongan dari manusia yaitu ulama dan umara. Apabila dua golongan itu baik, kata Abi Daud, baik pula para umat. “Jika tidak umat ini akan kacau,” katanya. Untuk itu ia mengajak pelaku pemerintahan untuk bergerak bersama membicarakan persoalan pembangunan Aceh.
Abi Daud mengatakan, para ulama pimpinan dayah yang hadir dalam kegiatan itu meminta perhatian pemerintah, khususnya dalam hal pembangunan dayah dan pesantren. “Yakin dan percaya, Aceh maju karena dayah dan pasantren ada,” kata Abi Daud. Apalagi, tambah beliau, para murid yang menuntut ilmu di dayah dan pesantren terus bertambah.
Dalam kesempatan itu, Abi Daud juga berpesan agar para ulama untuk tidak terkotak-kotak. Para ulama, haruslah tetap berdiri sebagai pengayom bagi masyarakat.

The post Pemerintah Aceh gelar Buka Puasa Bersama dengan Ulama se Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Tarawih di Subulussalam, Plt. Gubernur Ingatkan Pentingnya Silaturahmi

Sabtu, 18 Mei 2019

Humas Aceh | 18 Mei 2019

Tarawih di Subulussalam, Plt. Gubernur Ingatkan Pentingnya Silaturahmi

The post [Video] Tarawih di Subulussalam, Plt. Gubernur Ingatkan Pentingnya Silaturahmi appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Video] Dyah Erti Idawati Lantik Ketua TP PKK dan Dekranasda Subulussalam

Sabtu, 18 Mei 2019

Humas Aceh | 18 Mei 2019

Dyah Erti Idawati Lantik Ketua TP PKK dan Dekranasda Subulussalam

The post [Video] Dyah Erti Idawati Lantik Ketua TP PKK dan Dekranasda Subulussalam appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Saat Pengurus BMKT Mengunjungi Pasien Anak di RS Zainoel Abidin

Jumat, 17 Mei 2019

Humas Aceh | 17 Mei 2019

Kehadiran rombongan ibu-ibu Majelis Taklim BMKT di Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh disambut haru keluarga pasien. Ada yang menangis, ada pula yang mengucap sukur. Pada mereka, keluarga pasien mengisahkan duka sembari meminta didoakan kesembuhan buah hatinya. 

Ketua BKMT Aceh, Dyah Erti Idawati membesuk pasien anak yang dirawat di RSUZA, Banda Aceh, 17 Mei 2019.

Nora Karmila berusia 2 tahun lebih empat bulan. Sudah lebih dari dua pekan ia terbaring lemah di bangsal kamar di ruang Arafah. Ruangan khusus merawat anak di Rumah Sakit Zainoel Abidin. Ibunya senantiasa berjaga, mengelus dada Nora yang bernafas berat. Awalnya, Nora yang asli Sigli mengalami demam. Beberapa saat dirawat di kampung halaman, ia terpaksa dirujuk ke rumah sakit pusat kota Banda Aceh. Tubuhnya kejang, kondisi kian melemah. Dari pemeriksaan dokter, kata ibunya, penyakit telah menggerogoti sarafnya.

Kini Nora dalam proses penyembuhan. “Dulu dia ceria. Semoga Allah kasih kesembuhan sehingga bisa seperti semula,” kata ibunya pada Ketua Badan Kontak Majelis Taklim Aceh, Dyah Erti Idawati. Ibu itu menangis haru. Dyah memeluknya, berharap Nora pulih seperti sedia kala.
Dyah Erti Idawati datang berkunjung bersama rombongan ibu-ibu majelis taklim, Jumat 17 Mei 2019. Di bulan Ramadan, mereka berbagi bersama pasien yang tengah dirawat di sana. Membawa santunan dan berbuka bersama. Kehadiran mereka, kata Dyah, setidaknya dapat memenuhi beberapa kebutuhan pasien khususnya dari kalangan masyarakat kurang mampu.
“Semoga celaan sembuh dan bisa berkumpul sama keluarga secepatnya,” kata Dyah saat membesuk di Ruang Arafah 1, ruang khusus rawatan anak. Selain Nora, ada 27 pasien lain yang juga dirawat di ruangan itu. Rata-rata pasien di sana menderita penyakit yang menyerang saraf dan penderita bocor ginjal.
Hanya satu keluarga yang menemani pasien. Selebihnya menunggu di Rumah Singgah yang disediakan pemerintah. Mereka bergantian berjaga pasien. 
 
Pemerintah Aceh, ujar Dyah, sudah beberapa kali melakukan kerjasama dengan pihak rumah sakit. Seperti melakukan pembangunan kebutuhan rumah sakit dan memberikan santunan tunai kepada pasien miskin.
“Tadi juga sudah mendapatkan beberapa calon yang akan diberikan bantuan ke depan,” kata istri Pelaksana Tugas Gubernur Aceh itu.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin, Azharuddin menyampaikan terimakasih kepada istri Plt Gubernur Aceh. Ia mengaku senang atas kedatangan para pengurus BKMT ke rumah sakit, baik untuk mengunjungi pasien di Rumah Singgah ataupun di ruang inap. Menurutnya, kedatangan Dyah bersama rombongan merupakan bukti memiliki rasa empati dan kepedulian yang besar terhadap pasien.
“Jadi mohon ibu untuk terus menerus mendukung kami. Mudah-mudahan ini jadi berkah, jangan dilihat seberapa banyak, tapi rasa kepedulian ibu itu yang kami apresiasi, ” ujar Azharuddin.
Selain itu, kata Azharuddin, saat ini pihaknya sedang melakukan berbagai upaya tindakan lanjut dari instruksi Plt Gubernur kepada pihak rumah sakit, yakni kebersihan.
Salah satu upaya yang akan dilakukan pihaknya adalah menerapkan gotong royong rumah sakit setiap hari Jumat. Program itu, akan diterapkan setelah lebaran Idul Fitri 2019.

The post Saat Pengurus BMKT Mengunjungi Pasien Anak di RS Zainoel Abidin appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

Gelar Kajian Dhuha, BKMT Berbagi Sembako di Alue Naga

Jumat, 17 Mei 2019

Humas Aceh | 17 Mei 2019

Banda Aceh – Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh menggelar kajian Dhuha dalam momentum Ramadan 1440 Hijriyah di Dayah Mini, Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (17/5).
Ketua BKMT Aceh, Dyah Erti Idawati, menyerahkan bantuan sembako kepada Dayah Mini Aceh dan masyarakat sekitarnya di Alua Naga Banda Aceh, 17/5/2019.

Kajian Dhuha tersebut dirangkaikan dengan pemberian  paket sembako kepada anak-anak dayah dan kaum duafa di sekitar Dayah Mini.Santunan sembako itu diserahkan langsung oleh Ketua BKMT Aceh, Dyah Erti Idawati yang juga istri Pelaksana Tugas Gubernur Aceh.

Kajian dhuha tersebut diisi dengan tausiah dari pimpinan Dayah Mini, yakni Teungku Assyari. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan hakikat ataupun makna dari puasa.

Menurut Assyari pelaksanaan ibadah puasa adalah untuk dapat merasakan hal yang sama seperti orang-orang miskin yang kesehariannya kekurangan kebutuhan makanan dan menahan lapar. Dengan demikian, para kaum yang mampu dapat terdorong untuk membantu kalangan miskin, karena sudah memahami kondisinya.

Kemudian, dia menyampaikan keutamaan memberi sedekah bagi anak yatim yang kurang mampu. Anak yatim, kata dia, haruslah dipedulikan. Sebab jika membuat kekecewaan terhadap anak yatim, maka suatu Gampong akan dicabut keberkahannya oleh Allah.

Assyari juga mengingatkan kepada seluruh jamaah agar senantiasa bertafakkur dan  mengingat Allah.

“Kita suatu hari akan jadi jenazah, kita akan merasakan sakitnya sakaratul maut. Selalu ingat kepada Allah, zikir kepada Allah,” seru pimpinan Dayah Mini itu.

“Mudah-mudahan dengan amal di bulan ramadhan ini Allah berikan kepada kita merdeka dari siksa neraka jahannam,”ujar Assyari.

The post Gelar Kajian Dhuha, BKMT Berbagi Sembako di Alue Naga appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

BPPA Gelar Festival Ratoh Jaroe Memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Aceh

Jumat, 17 Mei 2019

Humas Aceh | 17 Mei 2019

JAKARTA– Guna menumbuhkan semangat solidaritas, persatuan dan kesatuan bangsa di kalangan pecinta seni dan generasi muda Indonesia, Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) menggelar Festival Ratoh Jaroe 2019 yang ke-12, Jumat, 17 Mei 2019. Festival ini memperebutkan piala bergilir dari Gubenur Aceh.

Kepala BPPA, Almuniza Kamal, S.STP, M.Si mengatakan kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan melestarikan tarian seni budaya nasional terutama Aceh.

“Selain itu, tujuan diadakannya festival ini juga sebagai sarana promosi seni budaya untuk masyarakat luas di Indonesia dengan harapan memupuk rasa cinta tanah air, bangga terhadap kebudayaan nusantara yang sangat beragam, ujarnya.

Menurutnya, Festival Ratoh Jaroe memiliki nilai edukasi, apresiatif, dan impresif sehingga dapat dikembangkan oleh siapapun, kapan pun, dan di mana pun dengan harapan nilai edukasi tersebut dapat menambah pengetahuan baik bagi penonton, peserta lomba dan pelaku kesenian tari itu sendiri.

“Pesan kami, siapapun yang nanti menjadi pemenang, saya ucapkan selamat. Tapi bagi yang belum menang, jangan kecewa. Namun teruslah berusaha,” ujarnya.

Bertempat di Atrium Fashion Mall Kota Kasablanka, Jakarta, kegiatan tersebut diikuti oleh 23 grup tari yang berasal dari 21 SMA dan satu Universitas dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dan akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 17 hingga 19 Mei 2019.

Festival Ratoh Jaroe 2019 kali ini juga melibatkan 19 pelatih dan pemusik.

Adapun dewan juri yang dipercaya menilai tarian Ratoh Jaroe adalah para pakar seni tari Aceh dari Akademisi Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Asnawi Abdullah, pakar seni dari Rumah Budaya Indonesia TMII, MS. Trimawarsanti, dan Praktisi tarian Aceh di Jakarta, Ratna Mutia.

The post BPPA Gelar Festival Ratoh Jaroe Memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Aceh appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.

[Viideo] BKMT Aceh berbagi

Jumat, 17 Mei 2019

Humas Aceh | 17 Mei 2019

BKMT Aceh berbagi

The post [Viideo] BKMT Aceh berbagi appeared first on BIRO HUMAS DAN PROTOKOL PEMERINTAH ACEH.